Beranda > Marketing > LOA : Low Of Average

LOA : Low Of Average

Ada banyak sekali cara meningkatkan sebuah bisnis yang mungkin jika dijabarkan satu persatu akan menimbulkan banyak ide dan inovasi dikepala kita, namun tahukah anda bahwa ada satu hukum dalam dunia bisnis yang tidak bisa lepas dari semua cara itu??

Hukum itu adalah “Hukum Rata-Rata” atau yang disebut dalam bahasa asing sebagai Low Of Average yang mempunyai pengertian “every rejection comes to acception (setiap ditolak berarti sudah dekat dengan diterima)”. Gambaran umum dalam hukum ini misalnya saat seorang pebisnis atau orang yang ingin terjun dalam dunia bisnis memiliki sebuah produk/jasa atau bahkan hanya ide/konsep yang bisa dijual untuk memulai bisnisnya, orang tersebut harus mulai menawarkan kepada orang lain/korporasi. Nah, biasanya disini kendala besar mulai terjadi. Setelah sekian lama berusaha ternyata yang ada hanya penolakan, kalau sudah begini yang sudah-sudah api semangat mula-mula itu kian memudar seiring dengan memudarnya kepercayaan diri :)

Di titik inilah hukum rata-rata mempunyai peran yang luar biasa besar, karena dengan hukum yang terdengar ‘sepele’ ini ternyata bisa membangunkan semangat yang patah, bisa menumbuhkan kepercayaan diri yang luar biasa besar, bahkan lebih besar dari saat awal memulainya. Anda kenal kan sama Kol. Sanders ? Ya, dia orang yang mempunyai konsep resep bagaimana membuat ayam goreng yang disukai oleh banyak orang. Kunci suksesnya sampai resepnya diterima diseluruh belahan dunia ini adalah hukun rata-rata, beliau tidak menyerah lantaran resepnya itu selalu ditolak orang. Meskipun sudah berusia senja tapi Kol. Sanders justru berkeliling dunia untuk menawarkan resep ajaibnya itu, hasilnya?? Dimana anda lihat ada KFC (Kentucky Fried Chicken), disitu ada Kol. Sanders :)

Rasanya sudah jelas saya menghilangkan berbagai macam alasan anda (dan saya juga) untuk mundur perlahan-lahan dari semangat dan impian anda, tapi sebaiknya saya menerima dengan tangan terbuka semua pendapat, silahkan anda berpendapat disini bagaimana semangat anda sekarang…

Categories: Marketing Tag:
  1. dhani ariel
    Desember 5, 2011 pada 12:28 pm | #1

    tapi bagaimana untuk menentukan sebuah target rata rata yang harus dicapai untuk menentukan sebuah goal atau target penjualan

  2. April 22, 2012 pada 11:12 am | #2

    target rata-rata itu bisa dibuat dengan komposisi kurang lebih begini..
    1. diukur dari penjumlahan record penjualan (umumnya per 3 bulan) dan dibagi lagi dgn angka 3 (bulan), atau
    2. total penjualan dlm 1 bulan dibagi dgn jumlah tenaga pemasar yang digunakan (jika lbh dari 1), atau
    3. goal/target penjualan itu umumnya dibuat utk jangka waktu 1 tahun, nah dibagi 12 (bulan) saja, maka kita bisa dapatkan angka rata-rata penjualan dlm 1 bln yg harus dicapai.

    tidak sesederhana itu memang, tapi itulah indahnya dunia marketing :) kita bisa explore sejauh dan seluas mungkin. bisa dengan membandingkan dgn kejadian tahun sebelumnya, atau dgn melihat progress per produk yg kita pasarkan lalu dikombinasikan dgn jatah promosi mareting yg kita keluarkan, wah pokoknya banyak deh..

  1. Belum ada trackback.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.